Ulasan Buku "Bagaimana Hidup 24 Jam Sehari" Karya Arnold Bennett




Banyak dari kita mengeluhkan akan hari-hari kita yang tidak produktif dan kurang bermanfaat. Padahal di setiap harinya kita telah disibukkan dengan melakukan berbagai macam kegiatan, namun hal tersebut justru menjadikan kita semakin menjauhi jalan menuju cita-cita kita. Kegiatan yang terus berulang tanpa tahu sebenarnya apa yang kita inginkan dalam hidup. Atau mungkin kita telah membuat perencanaan hidup yang sayangnya membuat kita malah menjadi bosan. Bagi kita yang mengalami fase tersebut, buku ini sangat penting untuk dibaca.

Dalam pendahuluan bukunya, Arnold mengatakan bahwa apabila pekerjaan sehari-hari kita melelahkan, berarti keseimbangan hidup kita salah dan harus diluruskan. Kekuatan seseorang tidak boleh dimonopoli oleh pekerjaannya sehari-hari. Dan agar tidak terjebak dalam monopoli pekerjaan sehari-hari, kita harus memiliki sebuah siasat dengan mengerahkan tenaga kita untuk program sehari-hari itu sendiri. 

-----

Pepatah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang, menurut Arnold pepatah tersebut menganggap kecil permasalahan. Karena menurutnya, waktu jauh lebih penting daripada uang. Dengan waktu segala hal mungkin terjadi, namun tanpa adanya waktu, tidak ada yang terjadi.

Waktu memiliki keajaiban. Waktu tidak bisa dicuri dan tidak ada seorangpun yang dapat mengambil waktu kita. Semua orang memiliki waktu yang sama, dan semua orang berhak mendapatkan waktu yang sama. Seseorang dikatakan menyia-nyiakan waktu hanya terhadap waktu yang telah berlalu, sedangkan waktu yang akan datang tersimpan untuk kita gunakan. Dan semua dari kita bergantung dengan waktu.

Ketika ada orang yang mengatakan "Saya akan melakukannya jika saya memiliki sedikit lebih banyak waktu", selalu ingatlah bahwa kita tidak akan pernah memiliki lebih banyak waktu. Kita memiliki, dan selalu memiliki semua waktu yang ada.

-----

Keinginan untuk menyelesaikan sesuatu di luar program resmi kita adalah hal biasa bagi semua orang yang dalam perjalanan evolusi bangkit melampaui tingkat tertentu. Mungkin kita seringkali dihantui oleh perasaan yang tidak puas yang menyesakkan terhadap program sehari-hari yang telah kita susun sendiri. Menurut Arnold, alasan ketidakpuasan tersebut dikarena perasaan bahwa setiap hari kita tidak menyelesaikan sesuatu yang ingin kita kerjakan, dan yang tentu saja selalu ingin kita kerjakan bila kita "memiliki lebih banyak waktu". 

-----

Menurut Arnold, tidak akan pernah ditemukan cara atau jalan yang mudah dan gampang dalam menjalani kehidupan. Namun persiapan paling penting dalam mengatur kehidupan agar dapat menjalani kehidupan yang utuh dan nyaman dalam waktu 24 jam adalah dengan realisasi yang tenang dari tugas yang amat sulit tersebut, serta pengorbanan dan usaha yang terus-menerus.

Kita juga harus mampu melepaskan harapan bahwa kita akan mampu mencapai cita-cita dengan merencanakan daftar waktu secara jujur menggunakan pena di atas kertas. Kita harus siap untuk mengalami keputusasaan dan kekecewaan. Kita juga harus siap untuk menerima hasil yang kecil atas usaha kita yang besar. Anggaplah bahwa dengan kejadian di atas, kita diperkuat untuk menghadapi pertarungan. 

Keinginan kita untuk "mengerjakan dengan baik" adalah hal yang menyesatkan dan berbahaya. Keinginan itu berteriak untuk dipenuhi dan meminta lebih dan lebih. Kita harus berhati-hati dengan usaha yang terlalu keras pada awal. Puaslah dengan yang sedikit. Satu kegagalan atau lebih jika tidak menyebabkan hilangnya rasa percaya diri dan keyakinan diri tidaklah menjadi suatu masalah.

Arnold tidak setuju bahwa kegagalan yang mulia lebih baik dariada keberhasilan yang kecil. Ia lebih memilih keberhasilan kecil. Kegagalan yang mulia tidak mengarahkan ke mana-mana. Sedangkan keberhasilan kecil bisa mengarahkan pada keberhasilan yang tidak kecil.

-----

Kebiasaan memang sulit sekali untuk diubah! Lebih lanjut lagi, setiap perubahan, bahkan perubahan untuk menuju lebih baik, selalu diiringi kemunduran dan ketidaknyamanan. Kita akan membutuhkan suatu pengorbanan serta kemauan yang amat besar. 

-----

Dikarenakan tidak ada apapun yang terjadi pada diri kita di luar otak kita sendiri, karena tidak ada yang menyakiti kita atau memberikan kesenangan kepada kita kecuali dalam otak kita, maka kemampuan untuk mengendalikan apa yang terjadi di dalam otak adalah hal yang sangat penting.

Banyak orang mengeluhkan kurangnya kemampuan mereka untuk berkonsentrasi, padahal mereka bisa memilih untuk memiliki kemampuan tersebut. Tanpa kemampuan untuk berkonsentrasi atau kemampuan untuk mengendalikan pikiran, mustahil untuk memiliki kehidupan yang sesungguhnya. pengendalian pikiran adalah unsur pertama dari keberadaan.

Tidak ada gunanya jika kita beranggapan bahwa otak kita tidak mampu berkonsentrasi. Dengan latihan konsentrasi, kita dapat menguasai pikiran kita kapanpun dan di manapun. Cobalah kendalikan pikiran kita. Kemudian lihatlah bagaimana proses itu mengatasi separuh dari kekhawatiran kita.

-----

Latihan konsentrasi merupakan langkah awal untuk mengendalikan pikiran. Setidaknya kita harus meluangkan waktu selama setengah jam setiap hari untuk latihan konsentrasi.

Sebagai manusia kita harus mengenal diri sendiri untuk menjadi bijaksana. Dengan melakukan refleksi diri atau intropeksi diri akan memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri. Arnold mengatakan bahwa kehidupan yang perilakunya tidak sesuai dengan prinsip adalah kehidupan yang bodoh, dan bahwa perilaku hanya dapat disesuaikan dengan refleksi, pemeriksaan, dan resolusi yang dilakukan setiap hari. Kita akan merasa bahagia bila perilaku yang kita lakukan sejalan dengan prinsip kita. 

-----


Jika seseorang telah benar-benar menanamkan ke dalam pemikirannya akan kebenaran bahwa tiada sesuatu apapun yang terjadi tanpa sebab, orang itu tidak hanya tumbuh dengan berpikir luas, tapi juga akan berhati luas. Semua yang terjadi dalam kehidupan kita terjadi karena ada sebabnya dan pasti ada akibat yang ditimbulkannya.

-----

Kita memiliki mesin yang mengagumkan, yang melebihi mesin yang ada. Mesin itu adalah diri kita sendiri. Namun  banyak dari kita menyepelekan diri sendiri yang mana hal tersebut menjadikan kita mengalami kebosanan dan keputusasaan dalam kehidupan. 

Banyak dari kita bersikap tidak adil dengan ketertarikan terhadap setiap manusia namun tidak pada diri sendiri. Kita memikirkan hal-hal di luar diri kita tanpa memikirkan diri sendiri. Kita hanya melihat sepintas kesalahan-kesalahan kita kemudian kita berpaling.

-----

Mesin yang manusia miliki adalah otak dan tubuh. Arnold menyebut ekspresi melalui otak dan tubuh dengan "seni kehidupan". Sekolah hanya persiapan untuk kehidupan dan kita seharusnya mengalihkan perhatian pada kehidupan apabila masa persiapan tersebut sudah selesai. 

Seharusnya kita mengarahkan perhatian kita pada diri sendiri secara utuh yang merupakan mesin yang mengagumkan. Hanya sebagian dari usaha kita yang teratur dan berkelanjutan yang diberikan untuk usaha kehidupan yang sesungguhnya, yang dibedakan dari persiapan untuk kehidupan.

-----

Dalam hal kehidupan sehari-hari ini, kita benar-benar dihambat oleh ketidaktahuan, baik mengenai hasil yang harus dicapai maupun mengenai cara-cara yang harus kita gunakan untuk mencapai hasil tersebut. Oleh karena itu kita harus memikirkan suatu rencana kehidupan karena rencan itu berpengaruh pada diri kita sendiri.

Kita harus meyakini bahwa kepuasan hati bergantung pada tindakannya sendiri, dan tidak ada kekuatan apapun yang mampu menghalangi kita untuk melaksanakan tindakan tersebut. Kita harus merencanakan semuanya, dan sebelum bangun kita sudah tahu dengan pasti apa yang harus ada dan akan dia lakukan yang sudah diperkirakan. 

Kita juga harus ingat bahwa otak adalah bukan diri kita yang memegang otoritas tertinggi atas apa yang kita lakukan. Otak adalah sebuah alat dan pelayan yang bisa kita perintahkah untuk melakukan hal-hal tertentu. Apabila otak kita berada di luar kendali, hal tersebut bukan dikarenakan kita tidak bisa mengendalikannya, melainkan karena kita tidak disiplin.

-----

Otak harus dilatih untuk mempelajari kebiasana-kebiasaan yang baik, karena otak merupakan bagian paling penting dari mesin manusia yang digunakan oleh jiwa untuk mengungkapkan dan mengembangkan dirinya sendiri. Hal utama yang harus diajarkan kepada otak adalah mengenai kepatuhan. 

Awal dari kehidupan yang bijak terletak pada pengendalian otak oleh kehendak sehingga otak dapat bertindak sesuai dengan perintah yang diberikan oleh otak itu sendiri. Dengan otak yang patuh dan disiplin, seseorang dapat selalu hidup sesuai dengan standar terbaiknya. 

Cara melatih agar otak memiliki kebiasaan patuh adalah dengan melatihnya berkonsentrasi. Dengan mempraktekkan kebiasaan patuh melalui konsentrasi, otak akan menjadi kurang pelupa dan lebih efektif.

-----

Karakter seseorang bisa jadi merupakan hasil keseluruhan dari kebiasaan-kebiasaan berpikirnya. Misalnya seseorang penuh kebaikan karena dia mempunyai kebiasaan berpikir dengan baik. Dan seseorang memilih bermalas-malasan karena pikirannya terbiasa memikirkan kesenangan instan yang diperoleh dari kemalasannya.

Semua orang yang mengingat kembali pengalaman mereka akan mengakui bahwa, kegagalan mereka untuk mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru adalah dikarenakan kenyataan bahwa pada kondisi terdesak otak tidak ingat atau benar-benar lupa. Oleh karena itu latihan konsentrasi yang teratur akan memperbaiki keadaan itu.

-----

Kita tidak bisa mengendalikan apapun kecuali pikiran kita sendiri. Pikiran juga tidak bisa dimasuki apapun entah hal yang membahagiakan atau membahayakan kecuali atas izin kita. Oleh karena itu jika kita menggantungkan diri pada kebahagiaan, martabat, pertumbuhan kita, dan berbagai hal lain diluar yang bisa kita kendalikan, maka mesin (otak dan tubuh) yang sang terorganisir akan menjadi berkarat dalam tubuh kita dan bahkan menjadi rusak.

-----

Kualitas dan keadaan mesin manusia diuji dan mengalami ketegangan saat berhubungan dengan sosial, sentimental, atau bisnis dengan seseorang. Oleh karena itu, penguasaan diri terhadap otak sangatlah dibutuhkan agar mampu menjalani hubungan dengan orang lain secara rasional.

Rahasia kegembiraan yang mulus adalah kegembiraan yang tenang yang akan membuat kita bisa selalu menguasai dengan penuh akal sehat kita, agar kita dapat menjalani hidup dengan akal, bukan dengan naluri dan hasrat sesaat. Rahasia kegembiraan yang tenang adalah kebaikan hati, tidak ada orang yang dapat selalu bersikap gembira dan tenang bila tidak selalu memikirkan hal-hal yang baik.

-----

Mengajarkan kebiasaan baru pada otak kita dengan memusatkan pikiran pada kebiasaan baru di setiap harinya sangatlah penting. Dengan memaksa otak kita untuk tidak memikirkan hal lain dalam waktu setengah jam pada pagi hari. Setelah beberapa waktu otak akan terbiasa dan mulai mengingat dengan sendirinya, Penting bagi kita untuk selalu memperhatikan diri sendiri, di setiap menitnya.

-----

Seseorang yang kehilangan kesabarannya adalah orang yang terbakar. Orang yang kehilangan kesabarannya seringkali merasa bahwa dia sedang melakukan sesuatu yang cukup baik dan mulia. Dan dalam hal ini otak kita harus menjadi pemadam kebakaran. Otak akan mudah memadamkan kebakaran tersebut apabila otak sudah didisiplinkan dari sifat pelupa.

-----

Kita bertanggung jawab atas diri sendiri, dan kita tidak bisa mengabaikan tanggung jawab tersebut. Jangan suka mengurus mesin orang lain dengan mengkritik dan menyalahkan mereka yang nantinya akan menimbulkan gesekan serius terhadap mesin diri sendiri. Terimalah dan sesuaikan diri kita dengan lingkungan daripada sibuk menyesuaikan lingkungan dengan diri kirta. Inilah yang disebut suatu kearifan.

-----

Banyak dari kita mempercayai bahwa kita bisa merubah diri kita sendiri, namun sayangnya apa yang kita lakukan menunjukkan bahwa kita tidak bisa mengubah diri kita dikarenakan sifat kemalasan belaka. Kita menipu diri kita sendiri. 

Arnold menegaskan bahwa kita seharusnya menyempurnakan mesin yang kita miliki hingga mencapai kemampuan terbaiknya, bukan kemampuan terbaik orang lain. Dia juga menyakini bahwa setiap orang lebih sering gagal untuk menjadi diri terbaiknya daripada kegagalan yang perlu mereka alami karena kekuatan kehendaknya entah besar ataupun kecil tidak diarahkan menurut prinsip-prinsip akal sehat.

Penjelasan utama dari kegagalan yang dialami oleh begitu banyak usaha pengubahan diri adalah karena "Lupa". Cara agar terhidar dari lupa tersebut adalah dengan berlatih. Melatih organ yang terlibat sampai pada titik tertentu hingga organ tersebut bertindak secara naluri yang benar, bukan secara naluri yang salah.

-----

Setelah kita melatih mesin kita yang berupa otak, kita akan merasakan bahwa pengendalian otak merupakan faktor penting dalam kehidupan sehari-hari. Sesudah kita mendisiplinkan otak kita kita akan menyadari bahwa otak merupakan salah satu sumber kebahagiaan dan ketidak bahagiaan. Kita akan melihat kemungkinan- kemungkinan yang dimiliki oleh otak kita. Dan kita akan memiliki minat baru dan tertinggi dalam hidup.

Ketika otak kita telah dilatih untuk fokus dan disiplin, lama-kelamaan otak akan tenang dalam rutinitas sehari-hari, yang dengan rutinitas itu kita akan mengawali hari. Kerja keras tidak akan membuat kesal orang yang mengurus otaknya.

Jika seseorang ingin mengubah apapun menjadi ketenangan, martabat, dan kebahagiannya sendiri, dia harus memanfaatkan cara melatih dan mendisiplinkan otak pada kegagalannya. Dia harus menganggap gejala kegagalannya sebagai gejala dari otak, dan dengan senang mulai mengambil langkah-langkah agar kegagalannya tidak terulang kembali. Sehingga semua yang terjadi pada dirinya, kesuksesan atau kegagalan, hanya akan semakin menambah minatnya terhadap isi dari otak.

-----

Usaha untuk memaksimalkan otak kita untuk menuruti apa yang kita perintahkan kepadanya akan terasa rumit. Namun kita bisa menghadapinya dengan satu prinsip sederhana, yaitu dengan mendisiplinkan kesadaran otak oleh beberapa kebiasaan berpikir yang sudah dipilih.

Keyakinan bahwa usaha yang besar sudah dilakukan dan tidak ada kemajuan yang diperoleh adalah bahaya utama yang mengejek pemula dalam perawatan mesin. 

Bahaya besar yang mengancam kesuksesan besar adalah penghentian semangat untuk meraih kesuksesan itu sendiri. Bagi seseorang yang meyakini bahwa persoalan yang dia lakukan sangat penting bagi dia untuk mengubah kesengsaraan menjadi kebahagiaan tidak akan lelah hanya karena bosan atau berkurangnya minat. Oleh karena itu, Arnold menyarankan agar kita rutin membaca setiap harinya juga untuk merawat mesin kita.

-----

Keuntungan yang kita dapat dari mempelajari mesin kita yang berupa otak adalah memungkinkan kita untuk melakukan penilaian dengan kepastian bahwa apakah ketidakpuasan dari kehidupan kita disebabkan oleh mesin yang kacau atau disebabkan oleh lingkungan yang tidak cocok untuk mesin kita.

Bagi seseorang yang otaknya dalam keadaan baik benar-benar dalam keadaan sadar. Ketika seseorang melalui efisiensi otaknya, menempatkan akalnya berkuasa penuh atas nalurinya, dia langsung melihat segala sesuatu dalam prespektif yang lebih benar dari sebelumnya, dan oleh karenanya dia bisa menentukan nilai yang adil terhadap berbagai bagian yang membentuk lingkungannya.

Seseorang yang tidak memegang kendali penuh atas mesinnya, akan selalu merasa tidak puas dengan kehidupannya. Sedangkan orang yang menggunakan otaknya bukan untuk hiburan semata, ketika dia menyadari bahwa pergesekan tetap ada meskipun dia sudah menggunakan otaknya, dia akan memperkuat dirinya untuk usaha yang diperlukan saat terjadinya pergesekan tersebut.

-----

Otak tidak hanya akan menjadi sangat efektif pada bagian-bagian kehidupan di mana seharusnya otak bekerja secara khusus, tetapi ia juga akan memperluas lingkaran aktivitasnya. Otak harus mampu menimbang aktivitas yang akan dilakukan. Jangan sampai otak menganggap bahwa kesalahan adalah sebuah kebenaran. Otak juga harus memeriksa terlebih dahulu semua fenomena kehidupan dan perilaku untuk mengetahui apa dan kemana arahnya.

Ketekunan dalam melatih dan mendisiplinkan otak akan mengubah seluruh hidup kita, sedangkan orang yang tidak tekun tidak akan terjadi pada mereka.
-----

Terima Kasih Telah Membaca. Semoga Bermanfaat...

21/06/2021

Komentar

Postingan Populer